Monday, July 26, 2010

Dolan ke Universal Studio Singapore

Salah satu tempat menarik di Singapore yang akhir-akhir ini dikunjungi banyak wisatawan adalah Universal Studio(US)yang berada di Sentosa Island.Yeaaahh siapa yang nggak ngiler buat main di sana?Mis MuterMuter aja sampai termimpi-mimpi gelayutan ditangan Woody Woodpecker dan bisa main sepuasnya di seluruh wahana yang ada.Semua ini memang gara-gara promosi US yang gila-gilaan juga cerita dari mulut ke mulut yang (meskipun) kadang-kadang lebay,pokoknya bombastis deh :P Maka dengan berbekal (sekali lagi) kenekatan kabur ke Singapore ditambah perhitungan yang cukup matang,mis muter muterpun mengajak sang charming prince,Lexy,untuk berkelana disana.Lexy yang tadinya ogah-ogahan nggak mau pergi akhirnya jebol juga pertahanannya setelah rayuan mantap berbagai pihak.Yipiiiee...!!Berangkaaatt!


Kami berdua memutuskan untuk berada disana selama 5 hari dengan rencana pada hari kedua akan memutari US dengan sepuasnya.Setelah tanya info kesana kemari ternyata tiket masuk US pun harus dibeli di
agent tour and travel jika kita tak ingin kehabisan.Kebetulan pada saat kami ke sana bulan lalu adalah waktunya high season.Jadi begitu tiba di negara kepala singa tersebut kami langsung mencari tiket dan atas rekomendasi seorang teman kami membelinya di agent yang ada di Grand Hotel belakang Hotel Concorde di Orcard Road.Pada saat itu tiket kami dapatkan seharga Sin$ 66.

Depan loket yang tutup

Pada harinya kami berkumpul di Hotel tempat agen
tour dan dengan mempergunakan bis yang tersedia setiap setengah jam sekali menuju US.Aku dan Lexy berangkat dengan bis yang jam 09.00 waktu setempat.Dan sesampai di US,mirip orang ndeso masuk kota,diiringi hembusan angin sepoi-sepoi (lebaaaayy) kondisi kami saat itu adalah badan fit,mulut nganga dan mata hampir meloncat karena takjub tak menyangka akan sampai juga ditempat ini.Di depan pintu masuknya ternyata sudah antri banyak pengunjung dan kami sempatkan foto-foto dulu di depan bola Universalnya.Dan olalaaa... tiket bisa ditukarkan dengan voucher untuk makan sebesar Sin $ 5 dan untuk souvenir dari toko-toko cinderamata sebesar Sin $ 5.Wow,lumayan banget kan kami bisa ngirit untuk makan siang disini dan juga beli souvenir!


Setelah menukar tiket dengan voucher kamipun mulai acara bersukaria dan 'melelahkan' diri di tempat yang buka dari mulai pukul 10 pagi hingga 7 malam ini.Ada beberapa wahana yang bisa dinikmati,yakni Madagaskar,Far far away (Film Shrek),Lost World (Dinosaurus),Encient Egypt (Mummy) Sci Fi city,New York dan Hollywood.Jika kita dari pintu masuk dan belok ke arah kiri maka urutan wahananya adalah seperti yang saya sebutkan di atas.



Di wahana Madagaskar kami tak banyak bermain,hanya foto-foto di patung Madagaskar.Sebenarnya Lexy ingin sekali foto dengan
pyscho pinguinsnya,tapi pada saat kami kesana sialnya sedang tak ada.Kami akhirnya melanjutkan ke bagian Far far away dan seperti memasuki istana yang ada di film Shrek kamipun disuguhi tontonan animasi 4Dnya.Wow...kereenn...tiba-tiba saja waktu tokoh donkey di film tersebut bersin kamipun kecipratan air,juga saat naga yang membawa terbang maka berasa ada hembusan angin ditengkuk dan yang paling geli waktu ada segerombolan laba-laba menggelitik kaki,whoaaaaa...keren!Keluar dari istana tersebut kami sempat berbelanja di toko souvenirnya.Lexy yang tadinya sempat tak mau pergi ke Singapore dan US malah kelihatan lebih heboh belanja.lagian kami punya dua voucher yang bisa ditukarkan,jadi lumayan ngirit deh.Dari kaos sampai jampun dibeli Lexy.Uhuk-uhuk...belanja nih???*nahan tawa tak terkira*

Ancient Egypt

Selain wahana diatas yang telah disebut,ada satu wahana lagi yang sangat berkesan untuk mis muter muter dan Lexy,yakni...jreng jreng jreeeeng...wahana Ancient Egypt.Selain bertemu dengan prajurit tinggi yang tampangnya sadis dan jika diajak berfoto malah lebih senang mencengkeram kita,sampai ke tempat
indoor rollercoaster (Revenge of the Mummy)yang asyik banget konsepnya.Tadinya aku sempat nyerah dan nggak mau main,tapi dipikir-pikir kok rugi ya udah masuk sana tapi nggak nyobain permainannya.Akhirnya kami masuk setelah menitipkan tas di locker.Oya tak semua orang bisa masuk sini,syaratnya antara lain tinggi badan harus minimal 122 cm. Baru masuk kesana saja sudah dihadang dengan prajurit jangkung lagi,hadoohh...ngagetin banget!Setelah lari lhaa kok kami dengar orang berteriak-teriak yaa??AAhhh aku sempet mikir ini salah masuk rumah hantu kali ya...mengingat banyak peti mati ditebar disana sini...Bimbang juga sih dan hampir keluar ga tahan sama jeritannya *yang ini asli takut stadium 4* tapi begitu melihat pengunjung lain yang berani meneruskan langkah maka kami ikut saja.Sampai diatas akhirnya ketemu juga roller coasternya.Dag dig dug tak karuan!Tapi,kepalang tanggung,hajaaarr!

Lexy depan Wahana Revenge of the Mummy

Begitu naik,kami sudah disuguhi horor tak karuan.Ada mummy yang keluar dan mengatakan akan balas dendam dan membawa jiwa kita,eeerrr... tau deh mau dibawa kemana,neraka apa mal??Sejak
coaster berjalan maka dimulailah jeritan memilukan (holoh!) Dari yang merasa di neraka (ada api betulan dan kami merasa panas) sampai ditempat yang ada hembusan dingin semacam es.Ampyuunnn...jabank sapiiiiiii!Cukup!Cukup!Untung berakhir pula penderitaan disini,begitu selesai putaran permainan ini kamipun ditepuk tangani oleh para petugas di wahana ini.Huuuuu aku tak butuh tepuktangaaaann...ADA TAHU DIPAKE LAUK,AKU GEMETARAN TAUK!


Masih banyak wahana lain yang menggoda untuk kita coba,maka siapkan waktu yang banyak bila bepergian mengunjungi US ini.Sayang kan dengan tiket yang cukup mahal untuk kocek tapi tak bisa semaksimal mungkin kita pergunakan.Tips dari mis muter muter jika kamu kunjungi tempat ini lebih baik persiapkan segala sesuatunya dengan lebih baik,dari memakai sepatu ataupun baju yang nyaman,sampai ke payung yang bisa kita pergunakan jika panas dan hujan menyerang.Satu lagi yang tak boleh dianggap remeh adalah...kamera!Ya,kamera! Jangan sampai semua
moment yang kita jepret kemudian hilang karena faktor kamera yang rusak atau justru malah kelalaian kita sendiri.Dan yang terakhir ini mis muter muter alami.Foto-foto selama di US dan Singapore terpaksa hilang karena kamera yang error!Dengan sempat tak tidur semalam, akhirnya di hari terakhir berada di Singapore terpaksa kami pergunakan untuk mengulang acara jalan (yang tak hanya di US tapi juga beberapa tempat di Singapore) hanya untuk mengambil gambarnya!Yang tadinya mau ngirit eehh dihari terakhir malah ngorot!Untung masih bisa mendapatkan tiket ke US meski harus memohon-mohon ke agen dan menerima nasib harga tiket dinaikkan.Duh,Gusti Pangeran nyuwun ngapurooooo....!!


Universal Studio...memang tak mungkin kita tolak pesonanya.So,kapan kalian mampir kesana?Sampaikan salamku buat tokoh-tokoh film/karakter yang bisa diajak foto bersama disana ya....*yakinlah yang ini permintaan iseng doang :D* Ada kayu di dalam toko,yuuu kita ke Universal Studio!

Tuesday, June 8, 2010

Kopdar dan Wisata Kuliner di Bandung (2)

Dulu,waktu tinggal di Bandung,belum pernah sekalipun aku menginjakkan kaki di museum/gedung Asia Afrika.Padahal itu gedung bolak-balik dilewati,kok ya sama sekali tidak ada keinginan ya.Entah karena tidak ada teman yang mau join kesana,atau memang malas saja ya waktu itu,hahaha...Pokoknya selalu L E W A T.

Tapi kemarin waktu ke Bandung dalam rangka kopdar teman-teman petsoser,akhirnya kesampaian juga nih lihat gedung dan museum Asia Afrika (AA) dari dekat.Semuanya tak akan terwujud kalau 'nafsu' bernarsis ria tak ada.Jadi awal mulanya karena ingin berfoto-foto di gedung tersebut,ehhh kesampaian juga deh masuk ke sana.Yipiiii!

Acara pagi itu dimulai dgn ber'action'ria di muka gedung AA.Aku,Hanny,mbak Shant dan mbak Amy serta putri-putri cantiknya mbak Shant dan tentu saja tak ketinggalan satu-satunya cowok ganteng,Lexy :P
Tadinya kami hanya berniat berfoto saja dimuka gedung yang beralamatkan di jalan Asia Afrika Nomor 65,dan sempat mengira museum tutup,tapi pas seriusnya cengar-cengir di foto mendadak pintu museum terbuka dan seorang Bapak muncul setengah badan sambil menawarkan kami masuk ke dalam.Haaa?Jadi buka ya??BAIKLAH!Apalagi Lexy sudah pernah menjelajahi isi gedung tersebut (huuuu kalah deh emaknya)dan dia dengan bangganya ingin menunjukkan ke Mamanya bahwa ia sudah pernah kesini.Yo wis,masuukk!

Ternyata gedung yang
rancangannya dibuat oleh dua arsitek berkebangsaan Belanda bernama Van Gallen Last dan C.P Wolff Schoemaker dan keduanya adalah Guru Besar pada Technische Hogeschool ini lumayan besar ya,selain ada ruang pameran,ada pula diorama,sampai barang-barang jadul yang dipajang macam mesin ketik kuno.kemudian di Hall utamanya tempat dahulu dilaksanakan konferensi ini Hanny malah naksir lantai tuanya.Hmmm...ruangan yang megah.Kami juga sempat mendiskusikan tempat duduknya!Tentunya tempat duduk yang kelihatan sederhana di masa kini tersebut sudah mewah sekali pada waktu itu.Sementara kami melihat-lihat ruangan yang dihiasi pula oleh bendera dari masing-masing negara,Lexy malah sibuk menarik tanganku.Apa sih ini??Ya ampyuunn...ternyata Lexy menunjukkan jalan menuju ruang bawah tanah.Tempatnya ada disudut kiri hall.Seraaaaammm...!*Buru-buru keluar*

Di gedung AA ini terus terang aku mati gaya.Gimana nggak,kamera loww batt.Hasil foto hape tak bagus.OMG,terulang lagi deh kejadian menjengkelkan macam begini!Yah,meskipun dongkol tapi kami tetap bisa menikmati acara muterin museum.Apalagi mbak Amy yang ternyata juga sama sekali belum pernah mengunjungi gedung ini.Bagi aku sendiri,kunjungan kali ini luar biasa!Gedung megah yang dimiliki oleh kota Bandung serta pernah menjadi saksi sejarah beberapa puluh tahun lalu,sayang sekali jika kita tak peduli.Ayo,kalau ada waktu mari kita langkahkan kaki dan membuka wawasan dengan mengunjungi gedung megah yang berada ditengah kota Bandung tercinta.Kesan yang kutangkap kali ini,oldies sekaligus berkelas.Sayang jika dilewatkan.

Monday, May 10, 2010

Kopdar dan Wisata kuliner di Bandung (1)

Ke Bandung?Waaahhh....ini yang selalu Miss MM tunggu-tunggu!Kota Bandung memang menyimpan sejuta kenangan indah karena aku pernah tinggal di kota yang sejuk ini selama tujuh tahun.Jadi setiap pergi ke Bandung selalu saja bikin semangat Miss MM bergelora (huuuuuu...kenapa selalu alay ya).Rasanya dag dig dug tak karuan bila ingin mengunjungi kota tempat dulu aku sekolah sekaligus sering bolos kuliah buat siaran di Ardan FM.Yaayy!
Kepergian ke Bandung tanggal 7 Mei 2010 kali ini cuma berdua dengan Lexy dan kami berangkat dgn menggunakan KA Argo Wilis dari Yogya.Lucu banget deh,waktu berangkat itu sebetulnya hari pengumuman kelulusan Lexy.Belum tahu bakal lulus atau tidak,eehh dengan PDnya sdh merencanakan jalan ke Bandung.Mana aku minta ke Gurunya supaya bisa menerima pengumuman lebih dulu lagi biar tidak terlambat dan ketinggalan kereta,halaaaahh!

KA Argo Wilis berangkat pukul 12.15 WIB dan setiba di Bandung sekitar pukul 19.00 WIB kami sudah dijemput n ditunggu Hanny,sahabatku sejak kuliah dulu.Hanny dan anak-anak langsung mengajak makan malam di Po Ka Tiam.Hmmm jadi inget Singapore niy kalau lihat menu makanannya.Tapi memang rasanya wuenak tenaaaann!Aku milih nasi Hainan ayam rebus yang porsinya lumayan banyak.
Setelah kenyang kami langsung digiring ke Hotel yang sudah disediakan juga oleh Hanny.Olalaaaa...kok refot-refot yaa??Jadi mayu niiyy(Padahal rasa sebenar-benarnya adalah:malu malu MAU).Golden Flower Hotel yang berada di jalan Asia Afrika ini termasuk hotel baru di Bandung.Surprise juga lihat perkembangan Bandung yang makin hari makin banyak bertaburan hotel-hotel bagus.Di hotel ini kembali 'lebay' memandangi kamar mandi yang floornya warna orange dan kuning.Hotel serba minimalis dengan warna furniturenya tabrakan tapi tetep manis.


Suka warna orange n kuningnya :P

Pagi setelah breakfast mbak Shant dan Hanny sudah menjemput.Hari ini acara akan diisi dengan jalan ke Lembang dan kopdar dengan teman-teman members Pet Society Mania Indonesiana.Semangaaatt!Setelah kumpul di Paskal Hyper square kami menuju De Ranch yang ada di Lembang.

De Ranch sendiri saat dulu aku tinggal disana belum ada,jadi ini aku anggap tempat wisata baru.Lokasinya di Jalan Maribaya Lembang tak jauh dari rumah dinas ortuku dulu waktu di Sespim.Anggap aja kali ini sekalian nostalgia jadul hehehe...


Disini kita bisa berkuda dan berdandan ala cowboy/cowgirl jika menaiki kudanya.Tiket masuknya sendiri murah banget.Cuma 5 ribu rupiah itupun sudah termasuk welcome drink berupa susu.Selain kuda kita bisa temui sekawanan sapi dan jika beruntung pas waktunya memerah sapi kitapun bisa ikutan lho!Sayang waktu kesana nggak pas waktunya,yah gagal jadi pemerah susu dooong....*udah hot aja*kikikikik!


Aku si gembala sapi :)

Oya,sewaktu di De Ranch mata kita gak lepas dari Tepee,rumah-rumahan Indian yang ada juga di game pet Society.Dooohh langsung deh foto-foto!Gak mau rugi nemuin barang yang mirip di dalam game itu.Padahal jujur siy,waktu itu gerimis.Acara narsiswati teteeepp!


Dari sana kita lanjut ke tempat makan siang di Kampung Daun di jalan Sersan Bajuri.Hmmmm gak beruntung banget,sampai Kampung Daun kok ya hujan deras.Basah basah basah! Dan yang disesali acara narsis keganggu nih!Huuuuuuuu....*protes sia-sia*
Di Kampung Daun yang banyak daunnya (kata Lexy) dan juga keren banget karena diapit dua tebing batu dan ada aliran sungainya kami menunggu rombongan member dari Jakarta yang akan menyusul.Sayang tempat senyaman dengan atmospeher romantic ini tak bisa kita manfaatkan sebaik mungkin buat jeprat-jepret,belum-belum sudah kedinginan kena hujan plus ngos-ngosan karena kita dapat tempat yang paling belakang.Hooss hossshh! Bisa kurus setengah kilo nih wkwkwkwkk!

Kampung Daun dgn petsoser

Makanannya?Wah lumayan bikin air liur netes berember-ember nih!Aku sendiri sih milih nasi bakar sambel terasi yang disajikan dalam potongan bambu.Nendaaaangg!!Ditemani baby fish yang crunchy dan tahu tempe serta lalapan aku berpikir,alangkah nikmatnya hidup iniiii! :D
Sambil menunggu teman-teman dari Jakarta datang aku juga mencoba surabi oncom,waahh gilak deh!Cukup terpuaskan dengan makanan Bandung setelah sebelumnya ngincipin combro bawaan mbak Shant yang juga nyam nyam!!

Hujan masih terus turun dengan derasnya benar-benar gak aciiiii!!Bahkan sampai kami semua pulang.But the show must go on.Acara jalan tetap berlanjut meski formasi sudah tak lengkap.Sebagian sudah kembali ke Jakarta.Dan sebagian lagi ke Rumah Mode di Jalan Setiabudi.Yeaaahh shopping time darlin'! Biar hujan,belanja harus jalan donk!Disini kami berpencar karena heboh masing-masing dengan bawaannya.Lexy donk,belanjaannyaaa...ngalahin kita-kita deh :P Ccckk cckkk...belanja bu??Acara hari itu kita tutup dengan lanjut ke PVJ sekaligus makan malam di sagoo.Btw,mie rebusnya suka deh!Juga tahu telurnya. Postingan tentang jalan-jalan di Bandung berlanjut yaaa....

Friday, January 22, 2010

Lost in Singapore (2)

Ke Singapore tanpa ke Sentosa Island?Kayaknya ada yang kurang rasanya.Bagai sayur tanpa garam,hahaha...lebay banget ya 'bahasa'ku.Pokoknya,ke Singapore harus mampir ke Pulau Sentosa.Dapat dipastikan banyak kegembiraan didapat disana.Karena itu pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2010 aku dan Dewi segera saja berangkat kesana melalui VivoCity.Menggunakan MRT dari Sommerset kami ke VivoCity terlebih dahulu dan membeli tiket paket disana (include ongkos monorail) Tiket dapat diperoleh di VivoCity Lobby L level 3.Paket yang kami ambil adalah melihat The Merlion,Tiger sky Tower,Images of Singapore dan dapat free menaiki Skyride (unlimited).


Merlion di Sentosa Island

Meskipun belum ngeh permainan macam apa saja yang kami pilih itu yang penting berangkat dulu deh.Jika ada tambahan itu urusan nanti,hehe.Kami turun di station Imbiah di Sentosa dan mulai menjelajah Pulau ini.Tempat pertama yang kami datangi adalah Patung Merlion.Merlion ini sendiri berupa bangunan yang bisa kita naiki sampai ke puncaknya(kepala Merlion)Karena sudah termasuk dalam paket yang kami ambil maka kami langsung masuk saja dan di pintu muka kami mendapatkan lucky coin yang nantinya baru kami ketahui untuk apa coin tersebut diberikan kepada kami.Didalamnya ternyata kami bisa melihat sejarah Merlion saat ditemukan Prince Sang Nila Utama.Kita disuguhi tontonan animasi yang menarik dan sebelumnya kita bisa melihat misteri dari Monster laut.Keren.Setelah itu kita menuju ke tempat dimana anak Merlion (Mercub) dan memasukkan coin yang kita dapatkan pada awal masuk tadi,dan katanya sih bakal dapat keberuntungan.Nah ini dia,dapat apa ya?Hadiahnya sih bisa ditukarkan jika akan keluar nanti.Setelah itu kita bisa naik kebagian gigi sang Merlion.Dewi menyempatkan di foto disana.Juga ke bagian kepala Merlion,dari sini kita bisa melihat pemandangan indah meskipun panasnya gak nahaaaaan!Turun ke lantai bawah kita sampai di toko souvenirnya dan ternyata hadiah yang kita dapatkan adalah...kipas!Tahu saja mereka mis MM kepanasan!Kirain hadiahnya macem-macem,tahunya semua sama,dapat kipas lagi...kipas lagi...kipas yooookkk!

Memberi makan Mercub dengan lucky coin

Dibagian paling atas,kepala Merlion

Setelah dari The Merlion kami menuju ke Images of Singap
ore.Disana kami disuguhi juga tontonan mengenai sejarah singkat Singapore dan kita bisa berkeliling ke dalam gedungnya melihat beragam budaya yang ada di Singapore seperti penduduk asal China,India,Eurasia dan Melayu.Seperti memasuki istana boneka rasanya,keren banget.Terdiri atas beberapa bagian, seperti Warehouse,Jungle, Harbour dan Streets.Kemudian bangunannya sendiri bisa dibagi atas beberapa bagian dari Four Winds Trading Office,Four Winds of Singapore,Singapore Adventure (dua tingkat),Singapore Celebrates dan Restaurant/Shop.Sepanjang kami menikmati semua yang ada didalam kami hampir selalu bersamaan dengan rombongan sebuah keluarga yang anak-anak mereka...astaganagaaaa...nakalnya minta ampuunnnn!Sering ngagetin dan bikin jantung mau copot rasanya!Ta' jiwit lho ya nanti!! (*cubit)

Patung kakek itu mirip orang beneran

Trishaw di dalam gedung Images of Singapore

Four Winds Trading Office

Seakan tak kelelahan (padahal kaki dah mau copot rasanya) kami meneruskan dengan mencoba naik Tiger Sky Tower.Tinggal duduk manis dan Tower tersebut mengantar kita sampai ke atas untuk melihat pemandangan Seputar Singapore dari ketinggian.Auooooooooo!Belum puas di Sky Tower kami lanjut ke Skyride yang juga mengharuskan kami berada diketinggian.Aduh Maaaaakkk....Dewwwiiiiii....ternyata kesemutan kakiku sampai nggak berani bergerak sedikitpun karena ketakutan.


Takut takut senang nyoba skyride


Pemandangan dari atas Tiger Sky Tower

Sekali jalan saja kami memutuskan berhenti di pemb
erhentian dekat Siloso Beach.Yo wis,sekalian mampir ke pantainya.Kalau bawa baju ganti sih sepertinya asyik juga ya main air,tapi...ahh sudahlah tak usah saja.Foto-foto sebentar di pantai kami langsung menuju lagi ke..skyride!Yeee...kali ini sudah tak ketakutan lagi dan sudah bisa menikmati.Lanjuuttt!Maksudnya sekarang lanjut isi perut alias makan,laper euy,kami makan di Subway saja,rotinya yang gede itu ternyata bisa kami habiskan juga (laper campur rakus kali ya hehe)Setelah itu kami berencana menyudahi kunjungan ke Sentosa Island karena hari sudah sore dan kami akan lanjutkan jalan ke Little India.Rasanya kurang banget waktunya,padahal kalau malam kata orang ada pertunjukan lasernya,waahh...gak sempeeett!

Di Siloso Beach Sentosa Island

Kami kembali ke VivoCity dan melanjutkan perjalan
an dengan menggunakan MRT ke Little India.Begitu keluar,lho kok Little India ramai begini yaa??Jalanan sampai penuh sesak.Ada apa ya,tadinya aku menduga ada event khusus,elhadalaaahh...ternyata nggak ada.Baru kutahu kemudian setelah tanya orang ternyata Little India di hari Minggu memang ramai seperti itu,karena ini adalah harinya mereka ketemu teman-teman.Ooooo...begitu tooo!Mana cowok semua lagi,berasa jadi perawan disarang lelaki deh hihihihi....Akhirnya kami menuju templenya,setelah tanya seorang ibu penjual bunga kami sampai juga di temple.Lha ternyata templenya petang itu lebih ramai dari jalanan!Gimana mau foto ya,duuhh gagal deh!*manyun*
Ya sutralah,kami foto di pinggir jalan saja.Kemudian Dewi menemukan tempat melukis tangan dengan menggunakan henna.Tadinya cuma mau mengantar Dewi,eh akhirnya ikutan tertarik juga mau melukis tangan.Yang melukisku namanya Rani.Orangnya pemalu,mau diajak foto aja tersipu-sipu.Jadi deh,satu tangan seharga S$5.Baru kemudian kutahu dari seorang perempuan ketika menunggu MRT bahwa harga segitu mahal,ia juga bisa melukis dengan harga jauh lebih murah.Waduh!

Pinggir jalan di Little India

Nemu bangunan full colors di Little India

Tangan sudah terlukis,tinggal pakai sari nih!

Jadilah malam itu tanganku terlukis manis.Tapi sialnya,ditengah jalan tangan yang masih ada henna basah tertabrak seseorang,huuuuuuu!Ancur sedikit deh motifnya.Tapi ketawa juga melihat lelaki yang menabrakku,bagaimana tidak,lengan
bajunya tertempel henna,hmmm...impas yaaa *tanduk keluar*Sebelum kembali ke apartment kami sempat makan malam di kedai pojokan langganan kami.Kios makanannya beragam,aku suka Roti Prata dan kari dari kedai makanan India,yummy banget.Tapi malam itu aku coba mie kuah seafood dari kios sebelahnya,wooww..segaaarr...harganya boleh milih semangkok yang S$4 atau $3.Aku pilih yang seharga S$3 dan ternyata sudah dapat porsi banyak.

Mee Goreng,Roti Prata dan Kari India

Lihat tanganku yang terlukis sambil maem mie kuah seafood

Kedai pojokan langgananku

Hari Seninnya,ternyata adalah hari terakhir k
ami di Singapore.Karena pagi itu Dewi sudah bisa mendapatkan hasil lab dari Dokter maka kami berencana kembali ke Batam sorenya.Sebelum pulang aku sempatkan jalan sendiri sekitar apartment juga ke Fair Price toko swalayan yang sering kudatangi selama disana dan janji bertemu dengan Mbak Elis seorang teman dari Jakarta yang sedang berada di Singapore juga di pusat perbelanjaan 313 di Orchard Road.Bukannya apa-apa,disana ada kios makanan favoritku juga,Yong Tau Foo,hehe....Senangnya bertemu Mbak Elis!Namun karena waktu kami terbatas,Mbak Elis harus segera ke Bandara Changi kembali ke Jakarta dan aku harus ke Harbour Front untuk kembali ke Batam maka kami hanya sejenak saja bertemu.

Bersama mbak Elis di depan 313



Kurang lebih $5 dapat segini di Yong Tau Foo

Rasanya waktu 3 hari sangat kurang bagi kami di Singapore,ternyata masih sangat banyak tempat menarik yang belum kami kunjungi,belum banyak nyasarnya nih,huaaaaaa.....sepertinya harus kembali lagi kesana....hmmm kali ini siapa mau ikut?Bye Singapore,sampai kita bertemu lagi....

Wednesday, January 20, 2010

Lost in Singapore (1)

Perjalanan Mis MM kali ini adalah ke Singapore,negara tetangga yang mempunyai icon Merlion,singa yang berbadan ikan.Ups,jangan kira ini perjalanan yang penuh dengan acara belanja lho ya.Ini murni perjalanan nekat mis MM bersama Dewi ke negara tetangga setelah beberapa kali berpetualang bersama Dewi di negeri sendiri.Tapi justru acara jalan yang nekat alias terjun bebas ini terasa mengasyikan.Dan meski ini adalah kunjungan ketiga bagiku ke Singapore,tapi kunjungan kali ini aku anggap berbeda.Beda karena kali ini aku butuh waktu 3 malam 4 hari untuk menjelajahinya,tidak seperti kunjungan pertama maupun kedua.Yang pertama hanya transit sejenak,yang kedua malah hanya berupa kunjungan sehari.Alasan berbeda yang kedua karena kali ini juga sekalian mengantar Dewi berobat.



Kami berdua berangkat dari Batam pada tanggal 8 januari 2010 pukul 09.30 WIB dengan menggunakan Ferry Wave Master dari Harbour Bay Batam.Lucunya hampir saja kami ketinggalan Ferry gara-gara ada perubahan tiket...nyaris beli tiket baru dong,padahal tiket ini dibelikan alias gratis hehe....Sudah begitu di Ferry terpaksa kami duduk terpisah karena kursi penumpang penuh.Terpaksalah mis MM duduk diapit kakek-kakek,entah dengan nasib Dewi yang duduk dideretan belakang,kikikikik....

Tiba di Harbour Front

Depan Harbour Front

Sampai di Harbour Front kami langsung menuju
ke apartment tempat kami akan menginap di Killiney Road.Karena belum tahu lokasi ya terpaksa deh mempergunakan taxi karena terus terang takut nyasar,gak lucu banget nyasar sambil panggul koper wkwkwkwkk.... Mencari apartmentnya tak begitu susah hanya saja kami terkaget-kaget dengan supir taxi yang agak ngebut dan eemm...agak kasar,mau belok apartment saja sampai ngepot,bujubuneeeng!Setelah bertemu dengan mbak Ita pemilik apartment yang asli Bandung itu kami langsung diajak keliling dan diperkenalkan dengan MRT (Mass Rapid Transit)wah ya ini yang ditunggu-tunggu karena alat transportasi ini sangatlah murah dibanding jika kita selalu menggunakan taxi.Sekali beli cardnya S$15 dan bisa top up minimal S$10.Gak bakalan rugi deh pakai MRT kemana-mana,sudah cepat,murah pula.Oya,siang itu sempat ke Orchard Road dan mencoba es potong Singapore,aku pilih rasa durian aahhh....

Di MRT station

Ihh uncle penjual es potong ikutan ngliat apa sih?

Siang sampai sore itu kami menjelajah China Tow
n/marketnya dimana disana banyak dijual barang-barang yang berciri khas budaya China juga souvenir khas Singapore.Tapi hati-hati juga berbelanja disini,antara kios satu dan lainnya harga bisa berbeda,seperti souvenir berupa gantungan kunci,di kios satu seharga 4 for S$10,di depan kios tersebut bisa saja harganya 7 for S$10.Kalau mau mencoba jajanan disana hhmmm ini adalah surganya,maunya sih nyoba semua,tapi mo ditaruh diperut sebelah mana nih ihik ihik...

Kios di China Town

Tempat lain yang harus dikunjungi sepertinya adalah Cla
rke Quay,yah mirip Citos atau Sutos kalau di Indonesia,banyak cafe,pub dan resto disini,tapi asyiknya tempat ini ditepi sungai,kemudian ada pula tour menyusuri Singapore River sambil melihat tempat-tempat menarik dimalam hari seperti patung Merlion,gedung Esplanade,Hotel Fullerton yang megah itu dan banyak lagi.Menyusuri sungai,pemandangan Singapore dimalam hari plus...angin tentu saja!Orang lain asyik melihat pemandangan,lagi-lagi kita yang nyeleneh,malah asyik foto-foto sendiri,hahaha!Dasar banci fotooooooo!Oya kami dua kali ke Clarke Quay,kali keduanya waktu malam minggu,melihat anak muda disana dugem,dan me'masuk'anginkan tubuh sampai lewat tengah malam di sepanjang jembatan riverside point sambil disuguhi berbagai 'pemandangan ajaib'! Jangan lupa juga,jika kesana mampirlah beli Turkish Ice Cream,yang ice creamnya sih biasa saja namun penyuguhan dari sang penjual terasa luar biasa.Bagaimana tidak,penjualnya iseng sekali 'ngerjain' sang pembeli dengan atraksinya.Ini harus dicoba!

Hotel Fullerton dilihat dari kapal Hippo Tour

Penjual Turkish Ice Cream yang jail

Masih belum puas menghabiskan waktu?Bagaimana jika b
erbelanja tengah malam,hehehe....kayaknya asik banget nih,jarang-jarang soalnya.Tempat belanja yang buka 24 jam Mustafa Centre yang berada di Little India adalah tempat yang pas buat para penggila shopping.Surganya coklat,souvenir,parfum,alat-alat mandi,hampir semuanya ada disini.Waduh kalau sudah disini malas keluar rasanya,mutar sampai beberapa lantai tetap saja kurang rasanya,kalau tak mengingat kaki gempor mau rasanya terus memutari toko ini sampai pagi!Sempat mampir di cafenya yang dipinggir jalan itu makan kentang dengan bumbunya yang beraroma kari,aduuuhh India banget deh,nyam nyam....Karena sudah menyerah maka aku dan Dewi memutuskan untuk kembali ke apartment dengan mempergunakan taxi.Hmmm...keluyuran malam hingga subuh rasanya hanya aman dilakukan di Singapore wkwkwkwkk....

Deretan resto dan toko seberang Mustafa Centre

Kentang goreng Mustafa Centre yang India banget bumbunya

Hari Sabtu pagi adalah harinya ke dokter.Beruntu
ngnya kenal dengan mbak Ita pemilik apartment,kami ternyata sudah didaftarkan untuk jadwal konsultasi ke dokter kandungan yang ada di RS Mount Elizabeth.Bersama mbak Ita(mbak satu ini baik sekali sampai rela mengantar kami ke dokter)kami sambangi juga RS yang sudah sering kami dengar tersebut.Dewi malah lebih hot foto-foto depan RSnya dibanding bertemu dokternya hehehe.... dari RS kami ke Paragon,pusat perbelanjaan yang hanya beberapa langkah di depan RS Mount Elizabeth.Makan siang disana,mencoba menu yang ada di Grandma's resto.Yang di pesan Dewi sih aku lupa namanya tapi Dewi complain kenapa porsi ayam di Singapore ini besar-besar ya,hahaha...

Depan Mount Elizabeth bersama Mbak Ita dan Dewi

Grandma's menu

Tempat yang tak boleh dilewatkan jika ke Singapore tentu saja adalah Patung Merlion dan sekaligus Gedung Esplanade yang berbentuk durian.Jika naik MRT jalannya sih agak jauh,apalagi di saat siang yang panas,wwoooww naik taksi sajaaaa...(mulai manjanya)Patung Merlion sendiri sebenarnya ada 2 di Singapore ini,satu di Merlion Park dan satu lagi di Pulau Sentosa. Yang di Merlion park sendiri dapat menyemburkan air, dan juga ada Cub,anak Merlion di dekat patung Merlion besarnya dan keduanya dipasang sistem pompa sehingga dapat menyemburkan air dari mulutnya.

Gedung Esplanade

Latar belakang Merlion bersama Dewi

Untuk Merlion yang di Sentosa Island sendiri tidak menyemburkan air namun dapat kita naiki hingga ke bagian kepalanya (untuk bagian ini akan Mis MM ceritakan di postingan berikutnya).gedung Esplanade yang berbentuk seperti durian itu sendiri berada jauh dibelakangnya.Dari Merlion park juga bisa terlihat Bianglala Singapore dikejauhan.Tak lupa calon gedung casino yang sedang dibangun dan rencananya akan di buka tahun 2011.Wow!sepertinya tahun depan akan lebih meriah dan ramai lagi nih Singapore!

Dewi dgn latar belakang Bianglala

Gedung Casino yang rencananya akan dibuka tahun depan

Setelah memutari Patung Merlion kamipun segera beranjak ke Bugis market,oya,di Merlion park sendiri kami mendapatkan teman baru yakni Mbak
Tari yang sedang travelling seorang diri dari Aceh.Dapat teman baru rasanya seru juga ya,akhirnya mbak Tari ikut bergabung untuk keliling di Bugis Market dan Bugis Junction,pusat perbelanjaan yang juga terkenal.Dewi malah dapat beberapa barang keren seperti baju dan sepatu,disana juga ada toko jam tangan yang murah meriah,satu jamnya hanya dihargai S$ 5,borong...boroong....belanja di Bugis Market jika bisa menawar tentunya akan dapat barang yang keren namun terjangkau harganya.

Di Bugis Street

Nyasar malah nemu 'jendelo' sewu

Bersama mbak Tari

Dari Bugis Market kami sok yakin aja akan jalan kaki ke apartment tapi rasanya kok ya nggak sampai-sampai ya...mana mau nyari taxi stand tidak ketemu,akhirnya kami memutuskan untuk benar-benar menikmati acara nyasar ini dengan jalan teruuuusss...sampailah ketemu hotel tempat mbak Tari menginap dan dari sana kami naik taxi menuju ke Killiney Road.Malam Ming
gu kita habiskan keliling dari Orchard Road,Holland Village sampai melewati Arab Street yang banyak cafenya.Karena kebingungan akan kemana lagi,kami semua memutuskan ke Clarke Quay yang paling meriah diantara tempat lain.

Clarke Quay hari kedua

Di C-Clinic,cafe yang mirip RS

Pokoknya Clarke Quay ini favorit banget,dan disana ada satu cafe yang mirip rumah sakit barang-barang serta furniturenya,minumnya pun dari infus,hiiiyyy...buat yang gak biasa tentu saja agak mikir.Malam Minggu kami lewatkan dengan duduk-duduk dijembatan dipinggir sungai dengan melihat polah anak muda disana.Dari yang tipsy sampai pacaran hihihihi....baru kali ini malam mingguan di jembatan,wkwkwkwkkk!Kalau tak melihat kaki dan badan pegel inginnya sih sampai pagi ikut begadang,tapi karena paginya kami berencana akan jalan ke Sentosa Island maka kami putuskan pulang ke apartment dan berpisah dengan mbak Tari disana,mbak Tari sendiri Minggu pagi harus berangkat ke Bandara untuk kembali ke Indonesia.Bye mbak...nice to meet u!

(to be continued)