Friday, June 8, 2012

Menjejakkan kaki di Teluk Bintuni dan Manokwari


Saya kembali melakukan perjalanan keluar kota minggu lalu.Kali ini saya mengikuti Mas TH yang sedang ada tugas supervisi  di dua Polres di Papua Barat.Baiklah!Saya mengepack koper lagi dan bersiap-siap menuju Teluk Bintuni dan Manokwari.


Jumat,31 Mei 2012 perjalanan kami mulai berlima (Saya,Mas TH dan tiga orang anggotanya) dari Sentani,Jayapura dengan menggunakan pesawat Expressair menuju Manokwari.Perjalanan ditempuh kurang lebih satu jam dan kami tiba di Manokwari sekitar pukul 12.00 WIT.Kapolres Manokwari Mas Agustinus beserta istri,Mbak Lia dan beberapa adik junior menemui kami di Bandara Rendani Manokwari.Waahh..terimakasih Mas dan Mbak Agustinus sampai repot-repot menjemput dan mengantar kami untuk take off kembali ke Bintuni satu jam kemudian.


Pesawat sejenis twin otter SUSI AIR mengantar kami ke Teluk Bintuni.Cyaaaaaa…pesawat berpenumpang hanya 7 orang dengan Mas pilot bule yang ganteng-ganteng.Mas Pilot Yakob ternyata menerbangkan pesawat selama kurang lebih 40 menit dan landing di bandara Teluk Bintuni dengan mulusnya.Thank you Mas Pilot!




Teluk Bintuni dilihat dari atas

Setelah acara supervisi,Kapolres Teluk Bintuni  AKBP Situmeang ,Sik mengajak kami menyusuri sungai yang ada di sana hingga ke muara sekaligus mancing.Wow,ternyata inilah Teluk Bintuni,dimana-mana sungai,sungai dan sungai.Dari atas kita bisa lihat sungainya yang berkelok-kelok dan saya beruntung bisa merasakan menyusuri sungai dan melihat pemandangan pulau-pulau di sekitarnya.Oya,hasil mancing sore itu hanya mendapatkan beberapa ekor ikan sembilang saja yang mirip lele itu hihihihi...



 Senja di Teluk Bintuni(kiri) Ikan sembilang (kanan)

Kami hanya semalam di Teluk Bintuni yang merupakan kabupaten baru pecahan dari Manokwari.Kota yang tenang ini kami tinggalkan pada hari Jumat setelah sebelumnya saya sempat numpang foto-foto di halaman rumah orang.Lhoo..ngapain ya..hihihi…saya tertarik dengan bunga kertas berwarna kuning,merah dan ungu yang ditanam di depan rumah penduduk tersebut.Keren!



Hal yang mencuri perhatian saya di bandara Teluk Bintuni selain gedung bandaranya yang baru dan masih bersih adalah...jreng jreeng...ternyata berat badan kami harus ditimbang sebelum menaiki pesawat.Orang berikut barang-barangnya ditimbang bersama-sama.Terus terang,baru kali ini saya mengalaminya,hehe... Bang Situmeang,thank you so much yaaa...bye-bye Bintuni!


Perjalanan kembali kami lanjutkan ke Manokwari.Mas Pilot kali ini lebih ganteng lagi rupanya hahaaa…yuukk foto lagii!Landing yang mulus menghantar kami kembali menjejakkan kaki di bandara Rendani.Manokwari…saya kembali!



Siangnya kami diajak oleh Mas Agus dan juga adik-adik junior lainnya bertemu di Mansinam Hotel untuk makan siang dan kemudian muter-muter di Pulau Mansinam.Dari Hotel  terlihat di depan mata ada dua Pulau yakni Pulau Lemon dan Pulau Mansinam.Maka,dengan speedboat kami menuju kesana….Pulau Mansinam yang menyimpan sejuta cerita.



Baru saya ketahui bahwa Pulau Mansinam menyimpan sejarah dari awal peradaban injil di Tanah Papua dan yang sampai saat ini sudah menjadi tradisi umat kristiani untuk diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Pekabaran Injil di Tanah Papua. Tepatnya tanggal 5 Februari 1855 ada dua missionaris berkebangsaan Jerman yaitu Carel Willem Ottow dan Johann Gottlob Gissler menginjakkan kaki pertama kali di pulau tersebut. Di sana kita bisa saksikan tugu peringatan masuknya Injil untuk pertama kalinya di Tanah Papua dan ada beberapa situs sejarah lainnya yang dapat menjadi bukti peradaban injil, yakni situs Gereja, rumah, asrama, sumur tua dan beberapa Makam.


Silahkan klik link berikut jika teman-teman ingin mengetahui sejarah Pulau Mansinam dan juga apa saja yang bisa kita temukan di pulau tersebut : http://sweetvania.blogspot.com/2012/01/sejarah-pulau-mansinam-manokwari.html Check this out!


Saya sendiri  sempat muter-muter melihat tugu,fondasi Gereja dan juga sumur tua yang bisa kita minum airnya.Pada saat kami kesana saya lihat ada anak-anak Mansinam yang sedang bermain bola.Ternyata Pulau ini berpenduduk dan luas pulaunya mencapai 410,97 Ha.

 Gereja dan sumur tua

Hari berikutnya saya dan Mbak Lia muter-muter juga di Pantai Pasir Putih. Pantai ini berjarak kurang lebih 5 km dari pusat kota dan di sana kita bisa temui pantai yang berpasir putih dengan ombak yang tak terlalu besar sehingga aman untuk berenang atau sekedar bermain air.Saya ditemani ibu-ibu dari Intel dan juga anggota dari Polres,Depyanto,menyusuri pantai sampai ke arah barat.Rujak Pasir Putih yang lezatos pun kami cicipi,nyam-nyam!Senja yang indah di Pasir Putih saya lewatkan dengan tak henti-hentinya mengagumi keindahan alam Manokwari.




Dua malam kami lewatkan di kota Manokwari.Kota yang memiliki luas wilayah 18.746 km² dan menyimpan banyak tempat indah yang bisa kita datangi ini rasanya sulit untuk kita tolak.Jika ada kesempatan,kenapa tak ke Manokwari? Kota yang ramai dan yang telah memiliki banyak fasilitas dibanding kota-kota lainnya di Papua ini rasanya harus teman-teman kunjungi!

Swiss-belhotel Manokwari

 Lee Cafe bersama Mas Agus dan Mbak Lia

Kami kembali ke Jayapura dengan membawa kenangan indah tentang Manokwari juga kebaikan hati dari sahabat kami Mas Agustinus,Mbak Lia juga anggota-anggotanya.Terimakasih tak terhingga untuk Mas Agustinus,Mbak Lia atas keramahan dan sambutannya juga yang tak lelah menemani kami selama di Manokwari.Sukses untuk Mas dan Mbak!Wakapolres beserta istri,Novi,adik-adik tercinta; Ika,Gita,Dyah,Kasat Intel beserta istri,ibu-ibu dari Intel; Ibu Suharyana dan Ibu Elias Bugis,Depyanto dan juga semua yang tak bisa saya sebutkan satu persatu yang telah menyambut,menemani hingga mengantar kami kembali hingga bandara Rendani.God Bless you all!

Swiss-belhotel Manokwari
Jl.Yos Sudarso no.8 Manokwari,Papua Barat
Telp : (62-986) 212999
Email: manokwari@swiss-belhotel.com

Mansinam Beach Resort Manokwari
Jl. Pasir Putih no 7 Kenari Tinggi Kwawi 
Manokwari
Telp; (62-986) 213585

Lee cafe,reflexologi,salon,live music
Jl. Merdeka no 125
Manokwari

Oleh-oleh Abon Gulung:
Hawai bakery & Coffee shop
Jl. Jendral Sudirman no 100 
telp : 0986-212189
Cabang: Bandara Rendani
telp : 0986 2706456

19 comments:

Zilko said...

Hahaha, aku penasaran lho rasanya naik pesawat kecil semacam Twin Otter gitu. Seram kah?? hehehe :D

JudithNatalia said...

Nggak serem kok Zilko...cobain deh ayuk cepet pulang indo n ke main papua hehehehe...

Cecep SWP said...

Wah isih eksis perpiknikan to bu mentri iki :Dstego

JudithNatalia said...

bu mentri opo bu mantri mas hahahaa...selama nafasku masih ada mari piknik!

Diana Ang said...

setuju deh. pilotnya emang cakeph! hihihi

Kang Eko said...

hallo mbak Yudit....wah dah sampai juga ke manokwari......

DuoDee said...

wah perjalanan yang penuh dengan wawasan tuh mbak, i like travelling...:d

wilda'smom said...

wihhh.. keren Mbak Judith,
saya sendiri belum pernah menginjak Mansinam padahal sama2 di Papua...
*bulatin tekad ke Mansinam.

Dede Ariyanto said...

Jadi pengen,
Ceritanya yang menarik....
Jika berkenan mampirlah ke blog aku juga yah.... klik disini jangan lupa komentarnya di bawah posting :) Trims.

Willi Putra said...

Wah.. Cerita perjalanannya ke Bintuni seru sekali mbak Judith :)

Salam kenal & Salam Blogger dri penduduk Bintuni :)
Hehe

JudithNatalia said...

Mas Willi terimakasih sudah mampir di blog saya...waahh ternyata ada warga Bintuni yaaa hehehe...salam kenal

JudithNatalia said...
This comment has been removed by the author.
JudithNatalia said...

Saya baru nyadar banyak sekali komen di postingan ini,terimakasih teman-teman blogger yang telah sudi mampir dan memberi komennya disini...maaf sudah lama saya tdk sempat posting...saya berharap bisa mulai menulis lagi...salam blogger!

rizaliyoenk@yahoo.com said...

tommorow 15 Jan 2013..perjalan di mulai go to teluk bintuni start from surabaya...smoga dapat pesawat....tour of duty @RSUD teluk Bintuni....

Karash High Reach said...

Bila Anda membutuhkan jasa inspeksi - instalasi - dan perawatan tempat-tempat yang sulit dijangkau. Seperti, gedung, menara komunikasi, cerobong, konstruksi jembatan, maupun rig lepas pantai. Dengan teknik Rope Acces bisa menjangkau kemanapun, terbukti aman, efisien dalam waktu dan biaya.
Menerima seluruh wilayah di Indonesia.

http://karashighreach.blogspot.com/
http://www.facebook.com/pages/Karash-High-Reach/427168827351889?ref=ts&fref=ts

rita meilinawaty said...

sukaaaaaa blog nyaaaaaahhh

edward rudolvo said...

lengkap banget dan sempurna hidup kakak,, aku cuman pengen bilang kakak itu, keren keren keren..... hehhehe

Iphan Fuji said...

Berapa harga tiket dari jayapura ke manokwari

Obat Solusi wanita said...

thanks for sharing
082210743003 / 2BF0841D
jual obat penggugur kandungan
obat aborsi
jual obat telat bulan
jual obat aborsi
obat aborsi ampuh
obat telat bulan manjur
obat aborsi manjur
obat terlambat bulan
jual obat telat datang bulan terbaik
obat aborsi terampuh
obat cytotec
agen obat aborsi ampuh
obat penggugur cytotec
obat penggugur kandungan
toko obat aborsi
agen obat cytotec
toko obat telat datang bulan
cytotec asli
aborsi ampuh cytotec
obat telat bulan cytotec
obat aborsi online
jual obat telat datang bulan manjur
obat telat bulan
obat terlambat datang bulan

PERANGSANG WANITA POTENZOL

OBAT PERANGSANG WANITA TERMANJUR
POTENZOL CAIR
JUAL OBAT PERANGSANG WANITA
PERANGSANG WANITA POTENZOL
POTENZOL
POTENZOL obat perangsang
PERANGSANG WANITA
PERANGSANG CAIR
POTENZOL ASLI
AGEN POTENZOL
PERANGSANG WANITA
PERANGSANG POTENZOL
OBAT PERANGSANG WANITA