Sunday, January 3, 2010

Wisata Ziarah Semarang,Ambarawa,Salatiga Dalam Kenangan

Ya ampun,tolooooooonggg.....Mis MM lagi diserang penyakit serius!Yup,serius sekali karena sudah lama blog ini tidak ter-update karena penyakit yang di derita mis MM.Penyakit'malas menulis' !!Fiuuhh entah mengapa menghinggapiku.Beberapa acara jalanku terpaksa kubiarkan begitu saja tanpa kutulis di blog.MEMALUKAN memang untuk seorang blogger :)Namun awal tahun 2010 ini sepertinya rasa malas ini harus diberantas hingga ke akar-akarnya,huehehe....ayo semangaaaaattt!!Untuk permulaan,aku akan tulis acara jalan-jalan ke Semarang dan sekitarnya yang kulakukan di bulan Desember 2009 sebelum Natal kemarin.

Acara jalan kali ini memang kulakukan bersama keluarga tercinta,Orangtua,Hubby dan anak.Ceritanya sih kami akan melakukan wisata Ziarah ke Gua Maria yang ada di Ambarawa (Gua Kerep) dan Rosa Mystica yang ada di Salatiga.Tapi dipikir-pikir sekalian juga jalan ke beberapa tempat menarik lainnya selain Gua Maria.Maka jadilah kita juga mengunjungi Pagoda Avalokitesvara di Watugong,Klenteng Sam Poo Kong,Klenteng Tay Kak Sie di Semarang dan juga sempat melihat sejenak Klenteng di Salatiga.


Pagoda Avalokitesvara

Hotel Wijaya Ambarawa

Kami berangkat dari Jogja.Tujuan pertama adalah cek in dulu di Hotel Wijaya yang ada di dekat Gua Kerep Ambarawa,sekitar 50 meter saja dari Gua Kerep.Hotel ini di rekomendasikan oleh seorang teman Ibu dan ini hotel baru karena terus terang aku juga baru lihat setelah kunjunganku terakhir ke sana setahun yang lalu.Karena rencananya kami akan berdoa di Gua kerep malamnya maka setelah cek in kami berniat untuk jalan dulu ke Semarang.Sebelum memasuki Kota Semarang di daerah Watugong kami mampir ke Pagoda yang ada disana.Tak sulit mencarinya karena letaknya di pinggir Jalan Raya dan persis depan Kodam Diponegoro.Wah,lumayan tinggi,sekitar 45 meter dan mempunyai 7 tingkat yang makin mengecil hingga puncaknya,konon ini adalah Pagoda tertinggi di Indonesia.Sebelum naik ke Pagoda kita bisa temui patung Buddha yang berada dibawah pohon Bodhi.Juga ada Patung Dewi Kwan Im.Tapi sayang di dalam Pagodanya dilarang untuk berpotret ria,jadi hanya berkeliling disekitarnya saja.Oya,konon disini juga bisa untuk konsultasi berbagai masalah dan ada suhu yang akan bersedia membantu.

Depan Pagoda

Patung Budha dibawah pohon Bodhi

Depan patung Budha

Dari Avalokitesvara kami lanjutkan perjalanan
ke Klenteng Sam Poo Kong yang ada di Jalan Simongan Semarang Selatan atau terkenal juga dengan sebutan Klenteng Gedong Batu.Konon Klenteng ini didirikan untuk menghormati Laksamana Cheng Ho yang dulu pernah sampai di tempat ini.Cheng Ho sendiri dianggap sebagai cikal bakal atau nenek moyang warga keturunan Cina disana.Ada beberapa bangunan di lokasi ini,dan yang paling besar adalah bangunan kuil dengan Patung Laksamana Cheng Ho di depannya serta ada relief diorama tentang perjalanan Cheng Ho.

Sam Poo Kong Semarang


Tujuan berikutnya tentu saja berburu Loenpia!Cihuuuyyy...makanan kesukaan mis MM!Sepertinya tidak afdol kalau sampai di Semarang dan belum memborong loenpia.Kali ini aku merekomendasikan Loenpia Gang Lombok sebagai loenpia yang paling yummy! Ini juga adalah bocoran dari Ibu sebagai pelanggan tetap Loenpia gang Lombok jika berkunjung ke Semarang.Loenpia ini sendiri adalah cikal bakal dari loenpia Semarang dan kios ini sekarang dipegang oleh generasi ketiga pemiliknya. Tak susah mencari lokasinya,kios ini bersebelahan persis dengan Klenteng Tay Kak Sie yang terkenal itu.Karena letaknya bersebelahan maka aku juga menyempatkan untuk berjalan ke Klenteng.Guess what! Aku malah dapat kenalan seorang bapak yang dengan rela menceritakan sedikit tentang klenteng ini.Klenteng ini sendiri adalah klenteng yang sudah tua umurnya,didirikan sekitar tahun 1746 dan memuja Dewa Dewi Tao,hampir semua Dewa ada di Klenteng ini.Di sebelah klenteng ini juga terdapat seperti tempat untuk berdoa bagi orang yang telah meninggal,dan seberang klenteng sendiri terdapat replika kapal yang digunakan oleh Laksamana Cheng Ho dahulu.Asyik ngobrol,eeh malah lupa menanyakan nama Bapak tersebut,btw,thanks, Pak!


Klenteng Tay Kak Sie

Loenpia sudah dapat,Klenteng sudah dikunjungi,waktunya kembali ke Ambarawa nih!Setelah mandi dan istirahat sejenak,pukul 19.30 WIB kami baru menuju ke Gua Kerep.Wah,Gua Kerep sekarang semakin bagus dan besar,dan ada juga tirua
n danau Galileanya segala.Pada malam kami kesana suasana lumayan tak terlalu ramai,tapi juga tak sepi sepi amat.Saat yang benar-benar tepat buat khusuk berdoa.Hmmm...tapi sebelum berdoa kok malah pada milih makan dulu ya,ampoooooonnn....ini gara-gara dapat bocoran,pecel di Gua Kerep enak banget.Dulu hanya di bawah Gua Kerep (dekat jalan) saja yang terkenal,tapi kini hampir semua warung berjualan pecel juga,wah bingung...tapi nyam nyam nyam...kenyang juga dan tak mengecewakan.

Seorang anak kecil memasang lilin di depan Gua Maria Kerep

Pagi harinya saatnya cek out dan kami akan lanjutkan perjalanan ke Salatiga mencari Gua Rosa Mystica.Sebelumnya kami juga mampir dulu ke Sate Sapi Suruh yang dulu sering aku datangi ketika tinggal di Banyubiru sekitar tahun 2004.Masih tetap enak dan terus terang ngangenin.Kami juga sempat mampir beli oleh-oleh kha
s Salatiga yang sudah kondang itu,apalagi kalo bukan abon,kripik paru,enting-enting dan dendeng sapi.Wah,borong...borong...!Oya letak toko oleh-oleh tersebut persis depan Klenteng.Yaelaahh..ketemu Klenteng lagi nih.Foto lagiiii...hehehe....

Sate sapi suruh

Klenteng di Salatiga

Agak siang juga kami tiba di Gua Rosa Mystica yang ternyata terletak di Banyuurip Tuntang,setelah bertanya kesana kemari akhirnya kami
sampai juga dan harus menaiki beberapa anak tangga untuk sampai di Gua,ngos ngosan sedikit,untungnya udara sejuk,dan juga pemandangan dari atas bukit bagus,wah pas banget.

Gua Maria Rosa Mystica

Setelah berdoa disini kamipun segera beranjak kembali pulang,dan perjalanan kali ini kami sempatkan mampir di cafe Banaran Bawen yang terkenal dengan kopinya tersebut,maklum hampir semua dari kami adalah penggemar kopi.Oya,sewaktu berangkat dari Jogja hari pertama kami juga sempat mencicipi bermacam kopi di cafe Eva.Nah di Banaran agak lebih spesial,karena ada perkebunannya dan juga arena bermain.Disini tersedia kereta(mobil terbuka) untuk berkeliling kebun kopi yang harga sewanya Rp.50.000,- untuk sekitar 4- 5 orang penumpang.Kemudian ada juga arena Outbound,off road,Flying Fox,lapangan tennis,kolam renang juga play ground.Maksud hati sih ingin mencoba flyingfox,tapi kok ya ngeri??Hayaahh....milih keliling kebun kopi dan kebun buah saja ah! Lebih aman sepertinya.Dari puncak kebun kita bisa melihat pemandangan ke arah Rawa Pening.Olalaaa...indah juga ternyata....

Keliling kebun kopi dan kebun buah di Banaran Plantantion Bawen


Rawa Pening dikejauhan

Keliling kebun sudah,makan dan minum kopi sudah,astaga..kok malah ngantuk ya...hahaha...benar-benar kopi sudah kebal bagi kita semua,ya sudahlah,kami akhirnya melanjutkan perjalanan kembali ke Jogja.Meskipun sebenarnya masih ingin terus berkeliling Semarang dan sekitarnya,tapi tetap saja kami harus kembali,karena harus persiapan malam Natal.Perjalanan mis MM bersama keluarga yang mengesankan meski di postingan ini maaf sungguh maaf keluarga tidak kelihatan dalam foto,huehehehe.....



9 comments:

emmanuellykeisa said...

mbak...makasih ya udah berbagi...keren2 banget disana ya...itu Pagoda Avalokitesvara nya, bagus udah kek Pagoda aslinya (emang ada yang palsu ya) :D

selamat memberantas rasa males nge blog ya mbak...

setaon kemaren, saya keranjingan nge game di fb, jadi sudahlah...hahaha..mari kita sama2 kembali dgn kebiasaan kita ;-)

JudithNatalia said...

Sama2 Kez...aku juga baru tau tuh ada Pagoda yang tinggi gitu di Semarang,katanya sih ada beberapa lainnya juga di Indo tapi belum aku cari nih heheh...Pagoda palsu??hmmm kayaknya Pagoda mainan hahahaha....

Kez,mari kita mulai semangat lagi,biar ceria hidup kita (emang kemaren gak ya hehe) Game agak sedikit dikurangi....pokoknya nulis n....jalan2!! hehehe

Jackson said...

Jadi pingin ikut jalan-2....

JudithNatalia said...

Jackson: thanks ya sudah mampir,ayo mari jalan2 disini :)

Anthony Harman said...

Wisata oriental neh ceritanya...

Milla Widia N said...

wahhh miss miss... udah buannyaakk buangett nih jejak kakinya dimana2...
hihihii

Judith said...

Anthony : hehehe iyaa :)pakabar?
Mbak Milla: jejak kakiku blm banyak mbak,masih harus 'panjangkan'kaki lagi hahaha

Kang Eko said...

lama ya ndak posting, selamat tahun baru..sukses selalu.
ke Ambarawa ndak ngicipi tahu sutera, enak lho !!!

Anonymous said...

Judith, Saya juga ingin ke Kerep bawa rombongan. Boleh minta no. telp Hotel Wijaya tsb? Tx.