Friday, January 22, 2010

Lost in Singapore (2)

Ke Singapore tanpa ke Sentosa Island?Kayaknya ada yang kurang rasanya.Bagai sayur tanpa garam,hahaha...lebay banget ya 'bahasa'ku.Pokoknya,ke Singapore harus mampir ke Pulau Sentosa.Dapat dipastikan banyak kegembiraan didapat disana.Karena itu pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2010 aku dan Dewi segera saja berangkat kesana melalui VivoCity.Menggunakan MRT dari Sommerset kami ke VivoCity terlebih dahulu dan membeli tiket paket disana (include ongkos monorail) Tiket dapat diperoleh di VivoCity Lobby L level 3.Paket yang kami ambil adalah melihat The Merlion,Tiger sky Tower,Images of Singapore dan dapat free menaiki Skyride (unlimited).


Merlion di Sentosa Island

Meskipun belum ngeh permainan macam apa saja yang kami pilih itu yang penting berangkat dulu deh.Jika ada tambahan itu urusan nanti,hehe.Kami turun di station Imbiah di Sentosa dan mulai menjelajah Pulau ini.Tempat pertama yang kami datangi adalah Patung Merlion.Merlion ini sendiri berupa bangunan yang bisa kita naiki sampai ke puncaknya(kepala Merlion)Karena sudah termasuk dalam paket yang kami ambil maka kami langsung masuk saja dan di pintu muka kami mendapatkan lucky coin yang nantinya baru kami ketahui untuk apa coin tersebut diberikan kepada kami.Didalamnya ternyata kami bisa melihat sejarah Merlion saat ditemukan Prince Sang Nila Utama.Kita disuguhi tontonan animasi yang menarik dan sebelumnya kita bisa melihat misteri dari Monster laut.Keren.Setelah itu kita menuju ke tempat dimana anak Merlion (Mercub) dan memasukkan coin yang kita dapatkan pada awal masuk tadi,dan katanya sih bakal dapat keberuntungan.Nah ini dia,dapat apa ya?Hadiahnya sih bisa ditukarkan jika akan keluar nanti.Setelah itu kita bisa naik kebagian gigi sang Merlion.Dewi menyempatkan di foto disana.Juga ke bagian kepala Merlion,dari sini kita bisa melihat pemandangan indah meskipun panasnya gak nahaaaaan!Turun ke lantai bawah kita sampai di toko souvenirnya dan ternyata hadiah yang kita dapatkan adalah...kipas!Tahu saja mereka mis MM kepanasan!Kirain hadiahnya macem-macem,tahunya semua sama,dapat kipas lagi...kipas lagi...kipas yooookkk!

Memberi makan Mercub dengan lucky coin

Dibagian paling atas,kepala Merlion

Setelah dari The Merlion kami menuju ke Images of Singap
ore.Disana kami disuguhi juga tontonan mengenai sejarah singkat Singapore dan kita bisa berkeliling ke dalam gedungnya melihat beragam budaya yang ada di Singapore seperti penduduk asal China,India,Eurasia dan Melayu.Seperti memasuki istana boneka rasanya,keren banget.Terdiri atas beberapa bagian, seperti Warehouse,Jungle, Harbour dan Streets.Kemudian bangunannya sendiri bisa dibagi atas beberapa bagian dari Four Winds Trading Office,Four Winds of Singapore,Singapore Adventure (dua tingkat),Singapore Celebrates dan Restaurant/Shop.Sepanjang kami menikmati semua yang ada didalam kami hampir selalu bersamaan dengan rombongan sebuah keluarga yang anak-anak mereka...astaganagaaaa...nakalnya minta ampuunnnn!Sering ngagetin dan bikin jantung mau copot rasanya!Ta' jiwit lho ya nanti!! (*cubit)

Patung kakek itu mirip orang beneran

Trishaw di dalam gedung Images of Singapore

Four Winds Trading Office

Seakan tak kelelahan (padahal kaki dah mau copot rasanya) kami meneruskan dengan mencoba naik Tiger Sky Tower.Tinggal duduk manis dan Tower tersebut mengantar kita sampai ke atas untuk melihat pemandangan Seputar Singapore dari ketinggian.Auooooooooo!Belum puas di Sky Tower kami lanjut ke Skyride yang juga mengharuskan kami berada diketinggian.Aduh Maaaaakkk....Dewwwiiiiii....ternyata kesemutan kakiku sampai nggak berani bergerak sedikitpun karena ketakutan.


Takut takut senang nyoba skyride


Pemandangan dari atas Tiger Sky Tower

Sekali jalan saja kami memutuskan berhenti di pemb
erhentian dekat Siloso Beach.Yo wis,sekalian mampir ke pantainya.Kalau bawa baju ganti sih sepertinya asyik juga ya main air,tapi...ahh sudahlah tak usah saja.Foto-foto sebentar di pantai kami langsung menuju lagi ke..skyride!Yeee...kali ini sudah tak ketakutan lagi dan sudah bisa menikmati.Lanjuuttt!Maksudnya sekarang lanjut isi perut alias makan,laper euy,kami makan di Subway saja,rotinya yang gede itu ternyata bisa kami habiskan juga (laper campur rakus kali ya hehe)Setelah itu kami berencana menyudahi kunjungan ke Sentosa Island karena hari sudah sore dan kami akan lanjutkan jalan ke Little India.Rasanya kurang banget waktunya,padahal kalau malam kata orang ada pertunjukan lasernya,waahh...gak sempeeett!

Di Siloso Beach Sentosa Island

Kami kembali ke VivoCity dan melanjutkan perjalan
an dengan menggunakan MRT ke Little India.Begitu keluar,lho kok Little India ramai begini yaa??Jalanan sampai penuh sesak.Ada apa ya,tadinya aku menduga ada event khusus,elhadalaaahh...ternyata nggak ada.Baru kutahu kemudian setelah tanya orang ternyata Little India di hari Minggu memang ramai seperti itu,karena ini adalah harinya mereka ketemu teman-teman.Ooooo...begitu tooo!Mana cowok semua lagi,berasa jadi perawan disarang lelaki deh hihihihi....Akhirnya kami menuju templenya,setelah tanya seorang ibu penjual bunga kami sampai juga di temple.Lha ternyata templenya petang itu lebih ramai dari jalanan!Gimana mau foto ya,duuhh gagal deh!*manyun*
Ya sutralah,kami foto di pinggir jalan saja.Kemudian Dewi menemukan tempat melukis tangan dengan menggunakan henna.Tadinya cuma mau mengantar Dewi,eh akhirnya ikutan tertarik juga mau melukis tangan.Yang melukisku namanya Rani.Orangnya pemalu,mau diajak foto aja tersipu-sipu.Jadi deh,satu tangan seharga S$5.Baru kemudian kutahu dari seorang perempuan ketika menunggu MRT bahwa harga segitu mahal,ia juga bisa melukis dengan harga jauh lebih murah.Waduh!

Pinggir jalan di Little India

Nemu bangunan full colors di Little India

Tangan sudah terlukis,tinggal pakai sari nih!

Jadilah malam itu tanganku terlukis manis.Tapi sialnya,ditengah jalan tangan yang masih ada henna basah tertabrak seseorang,huuuuuuu!Ancur sedikit deh motifnya.Tapi ketawa juga melihat lelaki yang menabrakku,bagaimana tidak,lengan
bajunya tertempel henna,hmmm...impas yaaa *tanduk keluar*Sebelum kembali ke apartment kami sempat makan malam di kedai pojokan langganan kami.Kios makanannya beragam,aku suka Roti Prata dan kari dari kedai makanan India,yummy banget.Tapi malam itu aku coba mie kuah seafood dari kios sebelahnya,wooww..segaaarr...harganya boleh milih semangkok yang S$4 atau $3.Aku pilih yang seharga S$3 dan ternyata sudah dapat porsi banyak.

Mee Goreng,Roti Prata dan Kari India

Lihat tanganku yang terlukis sambil maem mie kuah seafood

Kedai pojokan langgananku

Hari Seninnya,ternyata adalah hari terakhir k
ami di Singapore.Karena pagi itu Dewi sudah bisa mendapatkan hasil lab dari Dokter maka kami berencana kembali ke Batam sorenya.Sebelum pulang aku sempatkan jalan sendiri sekitar apartment juga ke Fair Price toko swalayan yang sering kudatangi selama disana dan janji bertemu dengan Mbak Elis seorang teman dari Jakarta yang sedang berada di Singapore juga di pusat perbelanjaan 313 di Orchard Road.Bukannya apa-apa,disana ada kios makanan favoritku juga,Yong Tau Foo,hehe....Senangnya bertemu Mbak Elis!Namun karena waktu kami terbatas,Mbak Elis harus segera ke Bandara Changi kembali ke Jakarta dan aku harus ke Harbour Front untuk kembali ke Batam maka kami hanya sejenak saja bertemu.

Bersama mbak Elis di depan 313



Kurang lebih $5 dapat segini di Yong Tau Foo

Rasanya waktu 3 hari sangat kurang bagi kami di Singapore,ternyata masih sangat banyak tempat menarik yang belum kami kunjungi,belum banyak nyasarnya nih,huaaaaaa.....sepertinya harus kembali lagi kesana....hmmm kali ini siapa mau ikut?Bye Singapore,sampai kita bertemu lagi....

20 comments:

Anthony Harman said...

Waw... nglencer ke Singapore ya.
Jangan lupa oleh2nya loh.

Lidya said...

biasanya kalo mbak judith jalan2 sekalian wisata kuliner ya

JudithNatalia said...

Anthony: waduh oleh2nya dah tandas dimintain kanan kiri hehe,oleh2 cerita aja ya:)

Mbak Lidya,jelas berhubungan mbak,habis jalan2 kan biasanya laper qqqqq...

Milla Widia N said...

yaaayy nyampe juga di singapore...
emang kalo ke sana gak sentosa itu mah kayak makan tanpa garam..hambar...

aku juga ngeri tuh naek sky ride, tapi seneng bgt hahahaha.... ampun deh... mb jude ga naik luge ya? itu kayak gokart gitu menuruni bukit huuuu serruuu buanget haha (mau lagiii)
yuukkkk balik lagi (^^,)

Judith said...

mbak Milla tapi waktu sehari kayaknya kurang ya di sentosa kudu sampe malem hihihi...
Luge?waah nggak deehh nyeraaahh..tatuut...lagian kemaren kulihat banyakan abg yg main,naik skyride aja mpot2an jantung...hihihi...
kapan2 main yuk kesana....muaaaccchhh

.g. said...

Ahuhuhuuu... tiga tahun tinggal di sana, ga pernah sekalipun ke Sentosa euiy, hihi... Kalo saya kangen naik MRT, waktu awal2 lumayan payah soal buru masuk pas waktu mepet, kikiki.. lama2 jadi terbiasa lari2 nyebrang dari 1 MRT ke MRT lainnya, huahaha..seruu... seandainya Jakarta seperti itu.. *hikss*

JudithNatalia said...

Makasih mbak G udah nyempetin mampir (ihh senengnya dikomenin mbak G) hehe...mbak aku juga berangan angan andaikata di Indo ini khususnya kota2 besar ada MRTnya gitu...wah dijamin lancar perjalanan,dan org2 lebih suka menggunakan public transport,mengurangi jumlah mobil pribadi yg sliweran,polusi berkurang,hidup lebih sehat...ahhh..kapan yaa kita seperti negara tetangga tsb??

satrio said...

wahh mbak judith jalan2 ke singapur gag ngajak2 nih..hehe..xp
andai aja jakarta kayak singapur ya, segala sesuatu teratur rapi. Pasti hidup di jakarta gag bakal bikin stres..

Judith said...

Mau ngajak Satrio tapi ga tau kemana nyarinya hahaha...
iya ya,andaikata saja Indo khususnya Jkt teratur seperti itu alangkah enaknya...ah berandai andai jadinya haha

Diana Indah said...

kyknya kudu balik sana lagi mba..tahun ini dibuka Universal Studia di Sentosa island :)

Judith said...

Mbak Diana Indah: waaahh kalo gini caranya bakalan balik ke sentosa island beneran nih hehehehe,brangkaaaatt

felicity said...

Seru ceritanya.... Dulu sempet mampir makan bebek Peking di pasar tradisionalnya,lupa namanya... bener2x yummy :)

Judith said...

Bebek Peking...hmmm ngebayanginnya aja dah ngiler mbak hehe....pengeeenn...Mbak Felicity bisa aja bikin saya laper hehe

Zilko said...

Wuah, baru dari Singapore toh? hehehe.... :)

Btw, Di Sentosa kenapa ga main LUGE tuh? Seru loh. Trus katanya tahun ini akan dibuka Universal Studio di Sentosa, mudah2an waktu aku ke Singapore Juni nanti sudah buka, hihihi, amin :D

Btw, Little India emang kaya gitu, penuh sesak orang India. Dulu aku kesana waktu bukan hari Minggu aja juga rame buanget koq, gimana hari Minggu ya? hehe

khupret said...

Paling jago banget deh jalan-jalan... Ckckckck... Tob markotobsial

JudithNatalia said...

Zil..juni mo ke sin?iya moga2 universal st nya udah ada ya hehe...ke sentosa lagi main luge??hahaha kalo aku nyerah deh gaa..makasih hahaha...

Little india hari minggu..hmm jgn skali2 kalo gak mau ketabrak2 org mulu hahahah...makasih ya zil udh mampir sini :)

Bagus:hohoho...mau ikut jalan2 kah??

Christila Dashwood said...

sis J..aku kangen ke Singapore..gak ngajak2 nih ye..:P

oh ya aku bikin blog baru tentang jalan-jalanku..mampir yah :)

http://christilautomo-spuren.blogspot.com

thank you :)

ps: ini lia c ;)

Judith said...

Hi Lia...hehe maaf aku blm ke blogmu,segera meluncur deh, thx yaaa

Kang Eko said...

wah....lama ndak nengok tau tau udah sampai singapore, pa kabar mbak ?

mis muter muter said...

Kang Eko: kabar baik mas,gimana kabar mas sendiri?maturnuwun sdh mampir :)