Tuesday, January 13, 2009

Kenjeran,Riwayatmu Kini......

Mencari obyek wisata di kota Surabaya ini lumayan bikin bingung.Bingung karena aku hanya tahu satu tempat saja,pantai Kenjeran.Seingatku sudah lama sekali aku tak ke tempat ini,mungkin terakhir ke Kenjeran waktu jaman SD dulu,itu juga cuma lewat sebentar saja diajak orangtua.
Kemarin karena bosan di kamar hotel akhirnya aku memutuskan untuk jalan-jalan sejenak ke Kenjeran,sekalian penasaran ingin tahu seperti apa pantai itu sekarang.Setelah driver yang mengantar memberitahu akan menuju ke Pantai yang baru kita pun segera meluncur ke sana.Hmmmm,ntar dulu,kok ada pantai baru,memang yang dulu kudatangi pantai yang mana?Pantai lama?Wah,nggak jelas deh,memory jadul benar-benar tak muncul,lupa euy.

Pinggir Pantai, latar belakang patung Dewi Kwan Im

Tiba di Kenjeran,ternyata sepanjang jalan menuju pantai itu agak kotor,sayang sekali jika tempat wisata seperti ini tak diperhatikan atau dikelola dengan baik.Pemandangan sepanjang jalan banyak tempat jualan makanan dan...pasangan muda-mudi yang memadu kasih,uhuuyyyy panas-panas juga berduaan!
Meskipun jalannya agak kotor,di sana ternyata aku menemukan beberapa tempat yang bagus.Kaget juga sih,karena baru tahu ternyata disana ada semacam monumen yakni patung Dewa Empat muka (catur muka atau Four faced Buddha)yang katanya pernah mendapat penghargaan dari MURI sebagai patung Empat muka yang tertinggi dan terbesar di Indonesia.Keren juga lho,dan konon untuk melapisi patung itu dipakailah kertas emas yang didatangkan dari luar negeri.

Monumen Catur Muka

Sekitar stupa Buddha itu juga terdapat empat
patung gajah putih dan juga ada monumen seperti patung gajah Ganesha di sebelah kanan patung Empat muka dan juga kolam berisi tanaman teratai.Tidak ketinggalan aku juga sempat berfoto-foto di sini dong hehe....



Di seberang monumen Catur Muka ternyata ada pula seperti tempat ibadah yang bernama Sanggar Agung yang terdapat patung Dewi Kwan Im diapit empat patung Dewa dan juga dua ekor Naga yang lumayan besar dan tepat dibelakang monumen seperti gapura itu sudah laut.Sayang waktu aku disana matahari pas diatas kepala,sudah kepanasan,susah pula mengambil posisi memotretnya,tapi dasar Mis Muter Muter,tetap saja nekad potret-potret!

Patung Dewi Kwan Im dan ekor Naga

Setelah puas melihat-lihat sampai masuk angin,akhirnya giliran wisata kuliner.Disepanjang pantai Kenjeran ini yang kulihat kebanyakan menjual makanan lontong kupang dan lontong Balap.Haaahh?Apaan tuh?Sumprit sampai setuwir ini aku belum pernah mencoba.Yo wis,untung-untungan,nyoba!Aku pesan lontong Kupang plus sate kerang dan sekaligus juga lontong Balap.Jreng jreng jreeenng.....setelah makanannya keluar ternyata aku sampai ndomblong mode ON,ternyata kupang itu sejenis binatang laut kecil-kecil mirip anak tawon ya,atau apalah itu...halaaahhh...kayak gini to?Kupangnya sendiri hampir tak ada rasanya karena terlalu imut.Sedang Lontong Balap isinya tahu,kecambah and the gank,agak manis gitu deh.Aneh sekaligus geli makan lontong Kupang yang asing banget buat mis Muter Muter.

Lontong Kupang dan sate kerang

Lontong balap

Jalan-jalan di pantai sudah.Perut juga kenyang diisi makanan khas Surabaya.Pulang ke Hotel lagi ahhh....!Cukuplah bernostalgia dengan pantai Kenjeran.Salah satu obyek wisata di Surabaya yang sepertinya perlu dikembangkan secara optimal lagi.


11 comments:

mochal said...

waah pertanmaaak nigh..
kapan yak aku bisa jalan-jalan ke surabaya kayanya sereuu tuuh

EvieJPu said...

whuahhhh..lontong kupang...lama bgt ngga makan..enake rek..jalan2 terus..muter2 terus..hehehe
hayo kapan mau ke tuban?

fhen said...

wah ak blm pernah cobain tuh lontong" hehe.. jadi pengen ke surabaya deh :) reviewnya bagus kak

budiawanhutasoit said...

dith,
sampeyan yg lama di jatim, baru nyobain kupang..wadooo..
aku yg di medan (lama di jakarta deng), udah pernah makan itu lontong kupang..enak bangget.pedes gitu..
lontong balap juga enak..
apalagi kalo balapannya F-1..hahaha

Erik said...

Wah udah lama aku gak ke kenjeran, waktu itu aku tinggal di sukolilo, deket banget dengan kenjeran.dam

Lia Xtila said...

mbak..Kenjeran dmn sih? duh,knp tiap x ke Sby gk prnh bs k tmpt2 kyk gini...huhu..:(

Anthony Harman said...

Jude, ke Surabaya gak ngomong2...
Maem kupang yah? Coba kamu tanya2, gimana sih proses pembuatan kupang ini

Lyla said...

wah... senengnya baru pulang jalan2... aku blm pernah ke Sby nih

FATAMORGANA said...

perut jadi keroncongan, mulut mengeluarkan air liur memandang sate kerangnya. hiks....bagi dong!

banditmemo said...

kenjeran memang penuh warna. lokasi sanggar agung (yang dicatat MURI) itu berhimpitan tembok dengan Hotel Sirkuit yang sangat dikenal sebagai hotel mesum.
saya pernah liputan malam tahun baru di sana dan mengelus dada. pasangan muda-muda antri kamar mesum untuk melepas birahi di penghujung tahun. kalau memang perlu dikelola, sepertinya perlu ditambah tempat dokter spesialis Kulit dan kelamin serta jual alat kontrasepsi.

bejo said...

wah kmarin sayangnya cuma ke Wisata Bahari Lamongan, yang dulunya cuman wisata hotel + kapal selam. tahu gini, kapan2 deh klo ada piknik lagi ke wilayah timur usul piknik ke kenjeran. kayaknya asyik ya pantainya