Thursday, November 27, 2008

Jalan-jalan ke Air terjun Nglirip

Karena hari ini tak ada kesibukan yang berarti dengan urusan organisasi,maka aku memutuskan untuk kembali berjalan-jalan.Tujuanku kali tak begitu jauh,ke kota Tuban,tempat dimana orangtuaku sekarang berdomisili.Dibutuhkan waktu sekitar satu jam dari kota tempatku'numpang hidup'sekarang ini.Aku berangkat bersama driver sejak pukul 10 pagi.Sebelum berangkat aku menelpon ke rumah Tuban terlebih dahulu karena akan sekalian menengok ortu.Ternyata Ibu tak ada di tempat,beliau sedang melaksanakan hobby yang sama dengan anak perempuan satu-satunya ini,jalan-jalan!Ibu sedang berada di Bali.Hanya tinggal Bapak bersama pembantu di rumah.Padahal beberapa hari yang lalu kudengar Ibu sedang tak enak badan,eeehh ternyata hari ini sudah 'melayang'bersama teman-temannya!Gileeee,ternyata di keluargaku peribahasa air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga itu memang pas banget.

Ikan Patin made in RM SugihWaras Tuban

Setelah menelpon,ternyata Bapak tertarik juga untuk ikut jalan-jalan denganku.Wah,kebetulan,ada teman jalan.Maka,berangkatlah kami berempat dari rumah ortuku pukul 11.30 (pengikut bertambah satu,pembantu setia ortuku,Marni, yang sudah 17 tahun ikut kami).Tujuan pertama kami tentu saja makan siang terlebih dahulu.Kami sepakat untuk makan siang di tempat pemancingan ikan yang terletak di Jalan Raya Tuban-Semarang km 5.Ini kali pertama kami semua mencoba Rumah Makan tersebut yang direkomendasikan oleh dokter keluarga kami.Wow,ternyata tidak mengecewakan,ikan patin bakarnya yummy!Meski semalam aku juga mengadakan acara bakar ikan dengan teman-teman di rumah,rasanya aku masih tak bosan untuk menghabiskan makan siangku ini.

Nglirip

Meskipun ada beberapa tempat wisata di Tuban,kali ini yang akan kukunjungi adalah air terjun Nglirip yang terletak di Kecamatan Singgahan,s
ekitar 30 km ke arah barat daya dari kota Tuban.Kenapa aku memilih tempat ini karena aku hanya ingin bernostalgia saja masa kanak-kanakku dahulu.Kebetulan Bapak juga belum pernah mengunjungi lagi tempat ini sejak terakhir kami kesana yakni sekitar tahun 1979-1980,sudah cukup lama kan?Ya iyalah,waktu itu aku masih SD dan masih tak malu-malu untuk bermain dan berendam di bawah air terjunnya bersama teman-teman yaitu anak-anak dari sahabat Bapak pada saat itu.Seingatku,dulu untuk mencapai tempat ini kita harus berjalan kaki terlebih dahulu setelah memarkir mobil dan menyenangkan bisa bermain air di sana.Masa kecilku yang indah.Akankah semuanya masih sama?Maka tanpa membuang waktu lagi,setelah menyelesaikan makan siang, kami langsung bergerak menuju Nglirip.


Sesampainya di Nglirip,ternyata sudah ada perubahan sedikit(paling tidak itu kata Bapak,aku sendiri blank,sudah tak ingat lagi jalan menuju ke sana)Di sepanjang jalan setapak menuju air terjun sekarang terdapat warung-warung kecil yang jualannya semua seragam,soft drink dan rujak buah.Kami beruntung karena cuaca cerah siang ini jadi jalanan tak licin,dan mendengar suara air terjun itu membuatku ingin segera mencapai lokasinya.Sesampai di sana kami harus menuruni lagi jalan yang di kanan kiri kami adalah tanaman jagung.Untuk air terjunnya sendiri masih sama,tak ada perubahan,semua masih kelihatan alami.Sayang sekarang dilarang untuk mandi-mandi atau berendam disana karena curah hujan sedang tinggi,dikhawatirkan ada yang hanyut terbawa arus deras di sungainya.Tapi meskipun demikian rasa kangenku pada tempat ini terpenuhi sudah.Di bawah pohon Kersen (yang dahulu aku sering iseng makan buahnya yang kecil-kecil itu ),ingatanku melayang,kembali pada masa kecilku.

Pohon Kersen

Setelah puas melihat-lihat air terjunnya aku masih meneruskan memutar semua memoryku ke masa lalu sambil duduk-duduk di bawah pohon Kersen sambil menikmati rujak buah dari warung terdekat.Ya ampun,bumbu rujaknya kok ya enak?Marni sampai membungkus untuk di bawa pulang.Wah,siang yang benar-benar menyenangkan!Bisa menikmati pemandangan yang indah serta mengenang semua dimasa lampau,tentang
teman-teman masa kecilku yang kini entah dimana,keceriaan,kepolosan serta 'kenakalan-kenakalan' kami.Masa lalu yang manis,semanis strawberry cake dan juga semanis siangku ini.....

15 comments:

Kios Info said...

waaaaaaaaaaaaaaahh judith ternyata jalan2 ama keluarga besar.. uenaak tenan yaaa....tapi aku seneng denger ceritamu pas jalan-jalan...hehe

BloGendeng said...

pasti now lagi berendam aer hangat untuk melepas lelah sambi baca buku..uhh nikmoooooooottt hehe

JudithNatalia said...

Kios Info n Blogendeng: Hehe...iya,aku juga senang bisa jalan2 ma Bapak,n sekarang udah selesai dunk mandi air angetnya,trus...kok tau bentar lagi aku mau baca buku??Hahaha!

ika rahutami said...

kok ya tidak capek2 jalan to dith...
aku off posting dan jalan nih..
kerjaan tidak karuan... ngetik ampe jarinya ndower.... hehehe
rasanya pengen cepet2 tidak kerja...
air terjunnya oke juga ya..
btw kamu kalo jalan dw gitu tidak mimbik2 kelingan lexi dith?
aha... brarti aku yang melow woman...

Budiawan Hutasoit said...

ternyata eh ternyata..dia lagi jalan-jalan lagi..
kapan ke balige..atau ke siborong2 sekalian..hehe
dith..mungkin dolo Ibu-mu pas melahirkan kamu..juga lagi jalan-jalan ya...hahahaha

Erik said...

Wah asyiik jalan jalan lagi.
Aku suka juga dengan air terjun Miss..

purwa said...

Mau donk Ikan Patin Bakarnya.... ;)

purwagilardhie
http://jendelahati.net

Debrian said...

wah,.... bagus thu air terjunnya.. sekalian makan ikan lagi..beuh.. nikmatnya..:D

rm said...

waduh.. dah lama ga jalan2 bareng keluarga.

jadi ngiler baca postingannya,
pengen kumpul2 bareng ma keluarga

wkurniawan said...

baru denger sih tempat itu... bagus juga buat foto-foto yak?

Lyla said...

wahh... jalan2 terus nih mbak... ajak2 aku dong hehehe

Nyante Aza Lae said...

jalan-jalan terus niy..buat orang ngiri aja mbak?...maen2 dong ke t4ku.., mbak bs diving, surfing, abis tuh nginep di cottage di pulau poncan...wuihh..jamin deh asyikk!

Nyante Aza Lae said...

pulau poncan tuh yg dq tunjuk itu lho mbak...sorry ketinggalan...he..hee

KECEWA SEKALI !!! said...

Mbak asli Tuban ya ? Hmmm... Kayaknya musti banyak jalan2 ke air terjun lain deh. Banyak blog yang menggambarkan bagusnya air terjun nglirip. Tapi waktu saya kesana bersama keluarga (3 agustus 2011) SANGAT MENGECEWAKAN !!!!!!!! SAMA SEKALI TIDAK BAGUS BUAT WISATA KELUARGA !!!!!! : tidak ada parkir mobil khusus, jalan kearah air terjun sangat berbahaya bahkan di musim kemarau ini !!!, penjaga anak muda yang hanya mau narik karcis tapi waktu ditanya 'berapa jauh lagi mas' dijawab seenaknya '100 kilometer !!!' sambil terus bergurau dengan teman2nya. Gak ada kamar kecil (sebetulnya ada tapi rusak parah dan digembok), Narik parkir seenaknya (mobil rp 5000), TIDAK REKOMENDED SAMA SEKALI !!!! Buat yang belum kesana, JANGAN KESANA !!! Gak sebanding dengan waktu yang terbuang menuju kesana !!!

JudithNatalia said...

Hai kecewa sekali,terimakasih ya sdh mampir ke blog saya.Hmm mungkin Nglirip bagi anda bukan tujuan wisata yang cocok utk keluarga ya..saya sendiri ke Nglirip seperti yang sdh sy tulis krn memenuhi keinginan sy utk bernostalgia.Masa kecil saya Nglirip adalah tempat wisata yg dipilihkan ortu sy ketika kami smua tinggal di sana :)