Thursday, November 13, 2008

Melihat Lingga-Yoni di Candi Sukuh

Salah satu candi yang belum pernah kudatangi adalah candi Sukuh.Candi ini terletak di dukuh Berjo,desa Sukuh kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar.Sekitar 2,5 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda empat dari Jogja dan dari kota Karanganyarnya sendiri berjarak sekitar 18 km ke arah Timur dan terletak di lereng gunung Lawu.Karena rasa penasaran yang terus menggebu tadi pagi aku berangkat menuju candi yang kata orang adalah candi paling erotis di negeri ini.



Pemandangan alam menuju candi ini indah sekali,melewati kebun kopi dan cengkeh,sesekali terlihat hamparan sawah di bawah.Namun,kedatanganku kali ini disambut oleh hujan yang mengguyur meskipun tak lama karena begitu aku melangkahkan kaki menuju teras candi hujan tiba-tiba berhenti,horeeeee....!Tapi ketika kubuka tas untuk mencari kamera digitalku,ya ampyuuuunnn....ternyata kameraku tak ada!Setelah aku telpon ke rumah,ternyata senjata andalanku tersebut tertinggal di dalam kamar.Jabang bebek,dasar neneeeeekkkk!!Akhirnya dengan pasrah aku hanya mengambil beberapa gambar dari telpon selular saja.Sedang asyik-asyiknya memotret,lha dalaaaahh....handphonenya low batt.Amblas.Akhirnya aku memakai telpon yang satunya lagi sambil manyun karena kualitas gambarnya tak begitu bagus jika memakai telpon ini.Nasib buruk terus berlangsung.Entah kenapa telpon yang kupakai ini juga tiba-tiba berbunyi tiiiinng alias low batt juga!Sial.Hmmmmm....apakah kesialan beruntun ini berhubungan dengan tanggal 13 yang bertepatan dengan hari ini?Huh,bikin sebal saja!







Tapi bukan Judith namanya kalau tak bisa menikmati suasana.Biar ada'sedikit' hambatan namun tak membuat aku kehilangan selera.Candi ini benar-benar luar biasa!Sayang untuk dilewatkan walau hanya sedetik saja.Aku menyebutnya candi yang sexy.Selain karena terdapat obyek-obyek Lingga dan Yoni yang merupakan lambang kesuburan,reliefnya kelihatan sedikit'vulgar'meski tetap indah dipandang,hehe....ada satu relief yang berada di lantai,konon siapapun yang melangkahi relief tersebut maka segala kotoran yang ada di badan akan sirna.Kemudian juga bisa dipakai untuk mengetes keperawanan seorang gadis,jika ada gadis yang melewati tempat yang berbentuk mirip vagina ini bila ia sudah tak perawan maka kain yang dikenakan akan robek atau terlep
as.Hmmm....betulkah?



Look at the statue!

Satu lagi yang kulihat di candi ini bahwa kesan mis
tis masih kental terasa.Disana sini masih terdapat sesaji dan juga bekas dupa yang dibakar.Tadinya aku sempat terkejut melihat banyaknya bunga sesaji yang diletakkan dengan alas daun di berbagai tempat seperti di patung dan juga altar candi teratas.Apakah mungkin masih dipergunakan untuk sembahyang ya?Sambil menerka aku jadi teringat,ini malam Jumat,waaaahhh....!Sebenarnya aku ingin sekali mampir di hutan di belakang candi ini namun ketika akan melangkah keluar candi ternyata gerimis mulai muncul lagi.Ya sudahlah,cukup dengan melihat dan melintas sejenak di sekitar pintu masuk hutan tersebut.Lagian hutannya rimbun dan gelap!Sore ini aku kembali pulang ke Jogja dengan senyum yang tak lepas dari bibir.Lingga dan Yoni,candi yang mirip bangunan suku Inca di Peru dan juga kekayaan budaya bangsa yang diwariskan oleh nenek moyang kita.....

8 comments:

Budiawan Hutasoit said...

1. tak ada hubungan antara tgl 13 dengan kesialan.

2. relief yang berada di lantai..untuk mengetes keperawanan seorang gadis ... di coba ga? hahaha

3.kalo UU Anti Porno benar2 diterapkan, candi ini ditutup ga ya?

4. tidur..pasti udah cape'

deeee...

ika rahutami said...

wah... semua candi yang kemarin2 aku datangi udah kau lahap habis to dith....???
btw kamu kalo ke candi pake highheelsss teruuuuusss...
gak capek dith?
aku brarti kurang tough.. kalo dolan selalu pake sepatu kets hehehe

JudithNatalia said...

Mbak Ika....high heels?Itu cuma salah satu'pernak pernik' buat foto aja mbak,aslinya mah aku comfort pake sendal ato flat shoes,soal slip dress sexy juga,aslinya mah jeans mania!wakakakkk!!

Mas Budiawan,thank malem2 udah mampir,hehe ternyata kesialan tdk ada hubungannya dgn tgl 13,melainkan dengan keteledoran semata,betuuul??Hahaha!Mauliate,GBU!

ika rahutami said...

ooo cuman property to? lha ganti baju sexynya dimana dith? di mobil? sopirmu merem melek dong
btw.. siapa yang selama ini kau perkosa untuk memotretmu?
tripod, bojo, sopir atau penjaga karcis?

BloGendeng said...

semua hari adalah baik. Kalo soal candi dan kepercayaan kembali kepada keyakinan tiap pribadi. Aku sangat menghormati dan menghargai. Tetapi kalo percaya atau ngga, ya jawabannya secara pribadi sesuai kyakinanku tetap nggak hehe.
Tapi itulah keunikan Indonesia yang aku suka banget,Judith. Beraneka ragam tapi tetap saling menghormati. Itu nilai plus Indonesia.

Dith, minum madu n aer putih yang banyak biar cepet sembuh radangnya. JBU

banditmemo said...

sepakat. semua hari baik terutama untuk yang punya hajatam. usahakan tanggal muda biar banyak yang datang dan buwuhannya juga gak tipis2.. huahuahuahua

- s L i K e R s - said...

Wah narsis ya si mba ini, bnyk bener fotonya... hihihi.. :p



salam kenal dari - s L i K e R s -

Lyla said...

wah aku pernah ke candi ntu mbak tapi kedinginan abis ujan sih...